Rapat pleno bersama Ketua Umum KPOTI Pusat diselenggarakan pada 2 April di Artotel Mangkuluhur Jakarta dengan agenda utama pembahasan program integrasi permainan rakyat dan olahraga tradisional dalam pembelajaran di sekolah. Kegiatan tersebut dihadiri Dr. Rekha Ratri Julianti, M.Pd., dosen S1 PJKR FKIP Unsika yang memiliki konsentrasi kepakaran pada permainan dan olahraga tradisional dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Forum tersebut menjadi ruang strategis dalam merumuskan arah kebijakan penguatan identitas budaya melalui aktivitas pembelajaran berbasis permainan tradisional.
Pembahasan dalam rapat pleno difokuskan pada pengembangan program yang mampu mengintegrasikan permainan rakyat ke dalam kurikulum pendidikan jasmani secara sistematis dan berkelanjutan. Ketua Umum KPOTI Pusat, Arsjad Rasjid, memberikan arahan terkait pentingnya revitalisasi olahraga tradisional sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kebugaran peserta didik. Diskusi melibatkan pertukaran gagasan terkait model implementasi di sekolah, strategi pelestarian budaya, serta penguatan peran pendidik dalam mengadaptasi permainan tradisional ke dalam konteks pembelajaran modern.
Dr. Rekha Ratri Julianti, M.Pd. menegaskan bahwa keterlibatan dalam forum tersebut memperkuat peran akademisi dalam pengembangan pendidikan jasmani berbasis kearifan lokal yang relevan dengan kebutuhan pendidikan nasional. Kegiatan tersebut selaras dengan misi Unsika, FKIP, dan PJKR dalam pengembangan pendidikan inovatif, penguatan penelitian dan pengabdian berbasis keilmuan, serta kontribusi aktif dalam pelestarian budaya dan peningkatan kualitas pendidikan jasmani di Indonesia.
Find Us:
https://www.instagram.com/pjkr.unsika/
https://www.instagram.com/fkipunsika.official/
https://www.instagram.com/official.unsika/
